𝐌𝐞𝐝𝐢𝐚 𝐎𝐧𝐥𝐢𝐧𝐞 & 𝐓𝐞𝐥𝐞𝐯𝐢𝐬𝐢 𝐆𝐥𝐨𝐛𝐚𝐥

𝗣𝗲𝗺𝗯𝗮𝗰𝗮 𝗛𝗮𝗿𝗶 i𝗻𝗶

Tampilkan postingan dengan label aceh reporter. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label aceh reporter. Tampilkan semua postingan

Jumat, 06 Maret 2026

PT SBA MEUSAPAT NGON WARTAWAN PREH SEURUNE

 


𝗣𝗧 𝗦𝗕𝗔 𝗚𝗘𝗟𝗔𝗥 𝗕𝗨𝗞𝗔 𝗣𝗨𝗔𝗦𝗔 𝗕𝗘𝗥𝗦𝗔𝗠𝗔 𝗪𝗔𝗥𝗧𝗔𝗪𝗔𝗡 𝗔𝗖𝗘𝗛

 
𝐓𝐇𝐄 𝐑𝐄𝐏𝐎𝐑𝐓𝐄𝐑 | 𝐁𝐚𝐧𝐝𝐚 𝐀𝐜𝐞𝐡 - PT Solusi Bangun Andalas (SBA) menggelar kegiatan buka puasa bersama dengan puluhan wartawan, yang berlangsung di salahsatu hotel di Banda Aceh, Jumat 6 Maret 2026.


General Manager PT SBA, R. Adi Santosa mengatakan, kegiatan ini  sebagai upaya mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kolaborasi informasi antara perusahaan dan media.

Pertemuan ini juga menjadi momentum penting untuk membangun komunikasi yang lebih intens dengan para jurnalis, terutama di tengah berbagai tantangan yang dihadapi industri semen saat ini.

Disampaikannya, PT SBA kini telah menjadi bagian dari perusahaan milik negara setelah bergabung dengan Semen Indonesia Group. Sebelumnya, perusahaan tersebut sempat berada di bawah kepemilikan perusahaan asing.

“Sejak saat itu kami kembali menjadi bagian dari perusahaan negara dan bergabung dalam Semen Indonesia Group. Hal ini menuntut kami melakukan transformasi dalam berbagai aspek, baik dari sisi operasional maupun tata kelola perusahaan,” kata Adi Santosa.

General Manager PT SBA, R. Adi Santosa


Ia menjelaskan, industri semen nasional saat ini sedang menghadapi tekanan cukup besar, terutama karena kapasitas produksi terpasang yang jauh lebih besar dibandingkan kebutuhan pasar.

“Jika melihat data, kapasitas terpasang industri semen di Indonesia mencapai lebih dari 100 juta ton per tahun, sementara kebutuhan pasar hanya sekitar 60 hingga 70 juta ton,” ujarnya.

Selain itu, situasi geopolitik global juga turut mempengaruhi operasional perusahaan. Sejumlah konflik internasional berdampak pada rantai pasok bahan baku yang sebagian masih bergantung dari luar negeri.

“Kondisi geopolitik dunia tentu secara tidak langsung berpengaruh terhadap operasional kami, karena beberapa bahan yang digunakan masih didatangkan dari luar negeri,” jelasnya.
 
Di tengah berbagai tantangan tersebut, Adi menilai peran media sangat penting dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat, terutama di era digital saat ini.

“Sekarang ini era digital, di mana semua orang bisa menyebarkan informasi. Karena itu, kami sangat membutuhkan kolaborasi dengan teman-teman media agar informasi yang sampai ke masyarakat tetap akurat dan berimbang,” katanya.

Adi Santosa berharap hubungan baik antara PT SBA dan insan pers di Aceh dapat terus terjalin sehingga mampu menciptakan lingkungan usaha yang kondusif sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat Aceh.

𝗛𝗨𝗕𝗨𝗡𝗚𝗔𝗡 𝗛𝗔𝗥𝗠𝗢𝗡𝗜𝗦 𝗣𝗧 𝗦𝗕𝗔 𝗗𝗔𝗡 𝗪𝗔𝗥𝗧𝗔𝗪𝗔𝗡 𝗔𝗖𝗘𝗛

Mewakili awak media yang hadir, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh, M Nasir Nurdin, menyampaikan apresiasi kepada PT SBA yang telah menggelar kegiatan Silaturahmi Ramadhan dan buka puasa bersama dengan wartawan ini.
 
Menurut Nasir, kegiatan tersebut menunjukkan komitmen perusahaan dalam merajut kebersamaan dan memperkuat hubungan dengan berbagai elemen media di Aceh, yang selama ini tela

Ia menyebutkan, dalam kegiatan tersebut hadir berbagai organisasi wartawan maupun asosiasi perusahaan.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh, M Nasir Nurdin,
 

Dari kalangan organisasi profesi wartawan misalnya, terdapat perwakilan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Pewarta Foto Indonesia (PFI), hingga Ikatan Wartawan Online (IWO).

Sementara dari unsur perusahaan pers juga hadir sejumlah asosiasi seperti Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), serta Serikat Perusahaan Pers (SPS).
 
“Ini menunjukkan bahwa relasi PT SBA dengan insan pers cukup luas. Baik dari sisi organisasi wartawan maupun perusahaan pers, semua hadir di sini,” ujar Nasir.

Nasir menilai kehadiran berbagai organisasi media tersebut menjadi indikasi kuat bahwa hubungan antara PT SBA dan insan pers di Aceh telah terjalin dengan baik.

Ia juga mengungkapkan bahwa selama ini kolaborasi antara PWI Aceh dan PT SBA telah berlangsung dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan, termasuk penyaluran bantuan kemanusiaan.

“Selama ini kami merasakan kerja sama yang cukup baik. PWI Aceh bersama PT SBA pernah berkolaborasi menyalurkan bantuan kemanusiaan hingga ke daerah-daerah yang cukup jauh, seperti di Aceh Tamiang,” katanya.

Menurutnya, dukungan perusahaan dalam kegiatan sosial tersebut menjadi contoh sinergi positif antara dunia usaha dan insan pers dalam membantu masyarakat.

Nasir berharap hubungan baik yang telah terjalin dapat terus dipertahankan dan bahkan ditingkatkan di masa mendatang.

“Sinergi seperti ini harus terus kita lanjutkan. Mudah-mudahan ke depan kita bisa terus berkolaborasi untuk berbagai kegiatan positif yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa insan pers tetap menjalankan fungsi kontrol sosial secara profesional terhadap berbagai isu yang berkembang di masyarakat, termasuk yang berkaitan dengan perusahaan.

Menurutnya, setiap isu yang muncul akan dipandang sebagai informasi atau keluhan masyarakat yang perlu disampaikan secara objektif.

“Selama ini komunikasi berjalan baik. Setiap isu yang berkaitan dengan PT SBA kami tangkap sebagai informasi atau aspirasi masyarakat, yang kemudian disampaikan secara profesional,” kata Nasir.

Ia berharap hubungan yang sehat antara perusahaan dan insan pers dapat terus terjaga sehingga komunikasi dan klarifikasi terhadap berbagai isu dapat berjalan dengan baik.

“Yang terpenting adalah komunikasi tetap terbuka dan kolaborasi untuk hal-hal positif terus kita jaga,” tandas Ketua PWI Aceh di hadapan GM PT SBA, R. Adi Santosa dan jajaran.

Menjelang waktu buka puasa, diisi denga tausyiah singkat yang disampaikan Ustadz Darwis Syarifuddin, yang menyampaikan peran penting wartawan sebagai pendakwah melalui tulisan yang pemberitaan yang disampaikan kepada publik.[]



Share:

Sabtu, 04 Januari 2025

𝓢𝓾𝓻𝓪𝓽 𝓒𝓲𝓷𝓽𝓪 𝓡𝓪𝓶𝓪𝓭𝓱𝓪𝓷 𝓾𝓷𝓽𝓾𝓴 𝓓𝓪𝓻𝓪 𝓑𝓮𝓻𝓬𝓪𝓭𝓪𝓻

 


Assalamualaikum Saudaraku Sebangsa dan Setanah Air Indonesia.

Ramadhan ini, saya ingin berbagi kisah dan mungkin sedikit Curhat.

Kami di Aceh, yang melaksanakan Syariat Islam, sejak dulu sangat menjunjung dan menjaga kerukunan antar umat Seagama dan umat Beragama. Dalam soal pakaian, jika ada umat muslim baik warga Aceh maupun luar Aceh yang berkunjung mengenakan pakaian tidak sesuai aturan syariat Islam, maka akan disediakan busana yang layak.

Jika ada remaja muslimah tidak mengenakan jilbab, maka Polisi Syariat atau Wilayatul Hisbah akan memberikan Jilbab secara gratis. Hal ini juga dilakukan jajaran Polri di Polda Aceh. Demikian juga jika mengenakan pakaian ketat, akan dinasehati bahkan diberikan pakaian muslimah jika tersedia. Termasuk kaum pria jika mengenakan celana pendek, akan diberikan kain sarung. Hal ini juga berlaku untuk wisatawan lokal atau mancanegara, akan dihadiahkan selendang penutup kepala. Maka jangan heran, jika ke Aceh Banyak turis luar negeri begiu nyaman mengenakan jilbab atau selendang, yang tentunya terlihat makin anggun dan cantik.

Bagaimana jika ada pengunjung yang tidak nyaman berkerudung? Tidak dipaksakan juga, asal pakaian lain tidak terlihat seksi dan vulgar.

Disisi lain, banyak Muslimah Aceh yang berkerudung dan bercadar, bersahabat akrab dengan warga non muslim, terutama warga keturunan China atau Tionghoa. Kuliah bersama, belanja bareng, hingga ngopi semeja, walaupun terkadang sahabat non muslim tersebut tidak mengenakan jilbab atau kerudung.

Disetiap perayaan umat agama non muslim di Aceh, tidak ada pengawalan petugas keamanan berlebihan sejak puluhan tahun lalu, bahkan di saat konflik Aceh. Umat Nasrani, Hindu dan Budha begitu nyaman beribadah dan merayakan hari besar di Aceh.

Walaupun, terkadang sesekali pernah terjadi gesekan di Aceh terkait isu Agama, namun hanya sebatas kesalahpahaman dan bumbu romantika sebuah kerukunan dan kebhinekaan. Sisanya, cuma isu-isu yang dikembangkan oleh oknum luar Aceh terkait pelaksanaan syariat Islam di Aceh. Dan itu tidak mempengaruhi Hak Keistimewaan yang di miliki Aceh.

Yap, ini lah kami di Aceh, yang begitu damai namun tidak juga merasa sempurna.

Saya tidak akan menyebut kami sangat Toleransi dalam hal Agama dan pakaian. Karena bicara soal Toleransi dan In-Toleran, hanya akan membuat kita terjebak dalam perdebatan dan saling merasa lebih baik, yang berujung pada jurang perpecahan persatuan yang semakin lebar.

Namun saya hanya ingin berpinta, jika kami di Aceh sebagai icon pelaksanaan syariat Islam di Indonesia begitu menghormati dan toleransi dalam hal pelaksanaan ibadah dan pakaian warga non muslim, kenapa di luar Aceh saat ini saudara kami kaum muslimah yang berjilbab dan bercadar mendapat perlakuan menyedihkan. Dicurigai, dipersekusi hingga intimidasi?

Banyak muslimah Indonesia khususnya di Aceh yang sedih dan prihatin atas kondisi ini, namun berusaha sabar dan tabah, menganggapnya sebagai ujian Allah dalam melaksanakan syariat.

Terorisme oleh Oknum dengan Keyakinan Sesat adalah musuh kita bersama. Bom atas jamaah Nasrani, Penganiayaan terhadap Ulama Islam adalah langkah pertama Teroris. Namun target tujuan utama mereka adalah memecah belah persatuan Bangsa ini dengan menanamkan rasa saling curiga dan kebencian antar warga Negara, seperti saat ini.

Artinya, siapapun yang menyebar bibit kecurigaan, kebencian dan menjelekkan satu sama lain, maka dia sedang mendukung suksesnya tujuan Terorisme di Tanah Merah Putih ini.

Wassalam


sumber: status facebook Deddy Ridwan DS 16 May 2018

Share:

Jumat, 19 April 2019

𝗥𝗲𝗱𝗮𝗸𝘀𝗶 𝗔𝗰𝗲𝗵 𝗥𝗲𝗽𝗼𝗿𝘁𝗲𝗿 𝗠𝗲𝗱𝗶𝗮

 


𝗔𝗖𝗘𝗛 𝗥𝗘𝗣𝗢𝗥𝗧𝗘𝗥 𝗠𝗘𝗗𝗜𝗔

𝐑𝐞𝐝𝐚𝐤𝐬𝐢


Penasehat: 

Alm. Ridwan DS (Ex. Wartawan RRI Banda Aceh)

Nasriah (PWI Aceh)
    
Pemimpin Umum: Deddy Ridwan DS
Sekretaris: Cut Avisha S.E


Dewan Redaksi

Pemimpin Redaksi: Deddy Ridwan

Redaktur: Muhammad Faisal
Manajer Keuangan dan Bendahara: Maulina Iqlima Sari S.E
Manajer Administrasi: Riezha Mutia S.E.,M.Si
Manajer Pemasaran: Fahrizal Ridwan ST
Manajer Periklanan: Harry Ridwan
Tehnologi Informatika: Aisyah Al Humaira

Kuasa Hukum: Rahmad Ridwan DS S.H
 
Wartawan/ Kontributor/Networking

Aceh: Maulidi (Banda Aceh), Aidi PW (Aceh Besar), Fauzi (Aceh Jaya) Jaka Ferdianto (Aceh Barat), Roy Syam (Abdya), Safrul (Singkil), Safrizal (Pidie), Fahmi Ramli (Pidie Jaya), Ibnu Mubarak (Bireuen), Karim Febrian (Lhokseumawe), Faisal Pasee (Aceh Utara), Bagas Rahmana (Langsa), Rizaldi (Aceh Tamiang),

Nasional:  Kurniawan Arief (Medan), Firdaus (Padang), Lina (Riau), Doddy Ferdinarta (Jakarta), Vha Suryo (Jawa Tengah), Didi Hema (Bali),

Internasional: Fatahuddin (Malaysia/KL), Kalyani (Singapore) Hj Emilia (UEA/Mekah), Miftahuddin (Turkiye), Majeed (Palestina), Kurt Behringer (Germany), Douglas Skipper (Australia), Akmal Hanif (Egypt)

Alamat Redaksi:
Kantor Aceh Reporter Media
Jl. Singgahmata. Desa Sukaramai - Blower. Kec. Baiturrahman, Banda Aceh, 23243
Phone: +62 8953-6431-8365 (office)
email: acehreportertv@gmail.com
 
 
 
 
Tentang Kami

Aceh Reporter merupakan media berita yang online sejak 19 April 2019 diawali dari berbagai platform media sosial sebagai jaringan dari Group PT. MEDIA KANAL INSPIRASI dan bekerjasama PT. Media Televisi Indoneia, ACEH TV.


Aceh Reporter mengangkat tagline “Satu Tinta Sejuta Fakta” sebagai sebuah portal berita yang menyajikan informasi terkini, dengan kategori Berita Umum dengan beragam topik seperti politik, ekonomi, sosial, budaya, teknologi, agama, hukum, hiburan, olahraga, serta peristiwa penting lainnya.

Aceh Reporter juga menghadirkan berita dalam bentuk visual video YouTube, memungkinkan para pembaca untuk mendapatkan informasi visual yang lebih mendalam.

Aceh Reporter juga menjadi media bagi pembaca, warganet dan masyarakat umum untuk mengirimkan tulisan dan foto, dalam bentuk informasi berita, cerita fiksi dan nonfiksi, profil sosok dan komunitas, opini dan tulisan lainnya, dan akan tayang jika memenuhi syarat setelah melalui proses editing, serta tidak mengandung unsur SARA, Radikalisme, dan hal yang melanggar hukum lainnya.

VISI

Menjadi Media Online Terpercaya, Profesional Dalam Membangun Masyarakat Yang Penuh Inspirasi Berwawasan Luas, Cerdas Dan Bijaksana Dalam Memahami Dan Menyikapi Berbagai Informasi Serta Perkembangan Dalam Wilayah Nusantara Dan Belahan Dunia.

MISI

Mengembangkan Informasi Yang Berguna Untuk Masyarakat Secara Cepat.
Tepat Dan Terpercaya Dalam Rangka Mencerdaskan Masyarakat Yang Penuh Inspirasi.
Guna Membentuk Masyarakat Berkepribadian, Bangsa Bermartabat Dengan Menyajikan Berita Selalu Mengedepankan
Kaidah-Kaidah Jurnalisme Positif Sesuai Dengan Aturan Perundang-Undangan Dan Kode Etik Jurnalistik.
 
Media Sosial

Youtube Aceh Reporter TV
TikTok Aceh Reporter
Facebook Aceh Reporter Media
Instagram Aceh Reporter
X Aceh Reporter
WhatsApp channel
 
Salam Redaksi Aceh Reporter

Share: