𝐌𝐞𝐝𝐢𝐚 𝐎𝐧𝐥𝐢𝐧𝐞 & 𝐓𝐞𝐥𝐞𝐯𝐢𝐬𝐢 𝐆𝐥𝐨𝐛𝐚𝐥

𝗣𝗲𝗺𝗯𝗮𝗰𝗮 𝗛𝗮𝗿𝗶 i𝗻𝗶

Tampilkan postingan dengan label Aceh Timur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aceh Timur. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 Maret 2026

BUPATI FARLAKY SAWEU MAK ANEUK YATIM

 


Bupati Al-Farlaky Santuni Anak Yatim, Antar Sembako dan Tinjau Huntara di Blang Ni

𝐓𝐇𝐄 𝐑𝐄𝐏𝐎𝐑𝐓𝐄𝐑 | 𝐀𝐜𝐞𝐡 𝐓𝐢𝐦𝐮𝐫 - Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I, M.Si melakukan kunjungan kerja ke lokasi hunian sementara (huntara) Gampong Blang Nie, Kecamatan Simpang Ulim, Selasa sore (3/3/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat terdampak bencana mendapatkan fasilitas yang layak dan dapat menempati hunian dengan aman serta nyaman.

Kedatangan Bupati disambut Camat Simpang Ulim, Plt. Kepala Dinas Sosial, perangkat gampong, serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam kunjungan itu, Bupati turut membawa bantuan berupa paket sembako lengkap dan sandang pangan bagi para penghuni huntara. Selain itu, ia juga menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim yang berada di lokasi tersebut.

Huntara di Blang Nie merupakan hunian komunal yang dibangun sebanyak 28 unit. Pada kesempatan itu, Bupati meninjau langsung kondisi bangunan serta menyapa satu per satu warga yang menempati hunian.

“Kegiatan ini dalam rangka kunjungan kerja untuk melihat langsung kondisi huntara. Kita ingin memastikan seluruh penghuni dapat tinggal dengan aman dan mendapatkan seluruh fasilitas yang telah disediakan,” ujar Al-Farlaky.

Ia menegaskan, pemerintah daerah terus memantau perkembangan pembangunan huntara, baik yang masih dalam tahap pengerjaan maupun yang telah ditempati warga. Pemerintah, kata dia, juga akan terus mendorong berbagai bantuan tambahan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Hari ini kita menyerahkan bantuan sembako lengkap dan sandang pangan untuk setiap pemilik huntara. Bantuan lain juga akan kita dorong sesuai kebutuhan di lapangan,” tambahnya.

Bupati juga mengingatkan para penghuni agar menjaga dan merawat fasilitas yang telah diberikan. Ia menegaskan seluruh fasilitas tersebut disediakan secara gratis oleh pemerintah.

“Perlu diketahui, semua fasilitas ini gratis. Listrik, WiFi hingga air bersih. Silakan dijaga dan dirawat dengan baik agar bisa terus dinikmati bersama,” ujarnya.

Selain itu, Al-Farlaky menyampaikan dirinya telah menandatangani surat permohonan jatah hidup (jadup) yang diusulkan ke Satgas Pemulihan. Ia berharap bantuan tersebut segera disalurkan agar masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah.

“Kita ingin memastikan bantuan jatah hidup segera dapat disalurkan sehingga pemilik huntara benar-benar terbantu dan merasakan kehadiran pemerintah,” pungkasnya.

Warga Merasa Tenang Beribadah

Secara terpisah, salah seorang warga penghuni huntara, Tsaniah (55), mengaku bersyukur dapat menempati hunian sementara tersebut setelah rumahnya ambruk akibat banjir.

Ia kini tinggal bersama anaknya di hunian bernomor A3. Menurutnya, keberadaan huntara komunal membuat dirinya lebih tenang menjalani ibadah puasa.

“Kita bersyukur atas apa yang sudah diberikan saat ini. Apalagi ini bulan puasa, kami merasa lebih tenang karena sudah punya tempat tinggal,” ujarnya.

Tsaniah berharap perhatian pemerintah terus berlanjut bagi dirinya dan warga lain yang masih membutuhkan bantuan.

“Kita doakan pemerintah tidak lupa dengan kami. Pemerintah harus benar-benar memperhatikan kami dan jangan tinggalkan kami sendiri,” harapnya.[]

Share:

Jumat, 27 Februari 2026

BUPATI FARLAKY INTAT BANTUAN RUMOH TUTONG


 

Bupati Al-Farlaky Bawa Bantuan untuk Korban Kebakaran Idi Cut

𝐓𝐇𝐄 𝐑𝐄𝐏𝐎𝐑𝐓𝐄𝐑 | 𝐀𝐜𝐞𝐡 𝐓𝐢𝐦𝐮𝐫 - Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, turun langsung menyerahkan bantuan tanggap darurat kepada korban kebakaran di Gampong Keude, Idi Cut, Kecamatan Darul Aman.

Rombongan Bupati disambut langsung oleh Camat dan Kadinsos serta perangkat Gampong setempat, Jum'at 27 Februari 2026.
 

Kebakaran hebat yang terjadi pada Rabu malam 25/2 di kawasan dekat Jembatan Punti tersebut menghanguskan delapan unit rumah yang sekaligus menjadi tempat usaha warga.

Akibatnya, delapan kepala keluarga kehilangan tempat tinggal dan sumber penghidupan dalam waktu bersamaan.

Dalam kunjungannya, Bupati Al-Farlaky membawa sejumlah bantuan kebutuhan darurat, mulai dari bahan pangan, perlengkapan dasar rumah tangga, pakaian untuk anak usia sekolah, hingga susu untuk bayi.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, kami menyampaikan belasungkawa dan prihatin atas musibah ini. Pemerintah tidak akan tinggal diam ketika ada warga yang tertimpa bencana,” ujar Bupati.

Menurutnya, penanganan awal sudah dilakukan dan kebutuhan mendesak telah disalurkan. Namun ia meminta agar aparatur gampong dan kecamatan terus berkoordinasi jika masih terdapat kebutuhan lain yang perlu segera dipenuhi.

“Silakan sampaikan kepada keuchik dan camat apabila ada kebutuhan tambahan. Kita akan koordinasikan agar penanganannya tepat dan cepat,” tegasnya.

Selain bantuan darurat, Bupati juga memastikan bahwa pemerintah daerah akan mendata seluruh rumah yang terbakar untuk diusulkan bantuan lanjutan ke Pemerintah Provinsi.

“Yang kehilangan rumah akan kita upayakan diusulkan ke provinsi. Kami mohon masyarakat yang terdampak bersabar, karena semua ada proses administrasi yang harus dilalui,” tambahnya.


Bawa Bantuan dan Takziah ke Rumah Korban Tertimpa Pohon

Usai meninjau lokasi kebakaran, Bupati Al-Farlaky bersama rombongan melanjutkan agenda dengan bertakziah ke rumah duka almarhumah Hawa Nurlianti (29) di Gampong Bangka Rimueng. Almarhumah meninggal dunia akibat tertimpa pohon iboh yang tumbang.

Rombongan disambut perangkat gampong serta keluarga korban. Bupati juga menyempatkan diri melihat langsung lokasi kejadian.

Dalam peristiwa tersebut, almarhumah meninggalkan seorang anak yang saat kejadian berada di dalam rumah dan selamat, bersama adik almarhumah yang tidur di kamar yang sama.

“Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya. Semoga almarhumah husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya di sekitar lingkungan tempat tinggal,” ucap Bupati.

Ia juga meminta jajaran terkait untuk memperhatikan kondisi keluarga yang ditinggalkan, terutama anak almarhumah, agar mendapatkan pendampingan yang diperlukan.

Kehadiran Bupati di dua lokasi musibah tersebut menjadi bentuk respons cepat pemerintah daerah dalam memastikan warga terdampak mendapat perhatian dan bantuan secara langsung.[]

Share:

Jumat, 20 Februari 2026

BUPATI AL FARLAKY BISIK KE MENDAGRI TITO

Minta Perhatian Khusus untuk Aceh Timur

𝐓𝐇𝐄 𝐑𝐄𝐏𝐎𝐑𝐓𝐄𝐑 | Daerah - Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si menyambut kunjungan kerja Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, di Aceh Timur, Jumat, 20 Februari 2026.

Kunjungan ini merupakan kali ketiga bagi Mendagri ke Aceh Timur. Selain menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri, Tito juga bertindak sebagai Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera.

Bupati Al-Farlaky menyampaikan terima kasih atas perhatian dan arahan yang selama ini diberikan Mendagri dalam penanganan bencana banjir di Aceh Timur.

Ia mengakui komunikasi dan koordinasi dengan Mendagri terjalin secara intens sehingga penanganan bencana dapat berjalan lebih terarah.

“Kita apresiasi Pak Menteri atas arahan selama ini yang sangat respons terhadap bencana banjir ini. Khusus Aceh Timur, kita selalu berkoordinasi dengan beliau sehingga penanganan bencana ini terarah,” kata Al-Farlaky.

Ia juga berharap Mendagri terus memberi perhatian khusus kepada Aceh Timur dan tidak bosan berkunjung ke daerah tersebut. Menurutnya, dukungan itu menjadi penyemangat bagi pemerintah daerah dalam mempercepat pemulihan pascabencana.

“Ini akan menjadi semangat kami untuk percepatan pemulihan pascabencana. Apalagi kami secara struktural berada di bawah koordinasi Pak Mendagri,” ujarnya.

Sebelum agenda peninjauan, rombongan Mendagri melaksanakan salat Subuh berjamaah di Masjid Agung Darussalihin. Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Mendagri juga melaksanakan salat Jumat berjamaah.

Bertindak sebagai imam salat Jumat adalah Ustaz  Ar-Rayyan Maulana Zikri, hafiz 30 juz yang juga merupakan putra Bupati Al-Farlaky.

Dalam keterangan persnya, Tito menyampaikan bahwa kunjungan tersebut dilakukan untuk mengecek sekaligus meninjau progres rekonstruksi pascabencana di wilayah Aceh.

“Di Aceh, dari 18 kabupaten/kota yang terdampak, kami melihat perlu atensi mulai dari Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Bireuen, Pidie Jaya,” ujar Tito.

Ia merinci, pada umumnya daerah-daerah di Aceh mengalami dampak bencana yang beragam, mulai dari rusaknya infrastruktur, endapan lumpur, terhambatnya aliran irigasi, hingga putusnya akses jalan. Berbagai persoalan tersebut terus diupayakan penanganannya oleh pemerintah bersama para pihak terkait.

Tito menegaskan bahwa negara hadir dan akan terus mengupayakan pemulihan secara optimal pascabencana, termasuk di Aceh Timur. Seluruh pihak, lanjutnya, bekerja keras agar proses pemulihan berlangsung cepat sehingga masyarakat dapat bangkit dan kembali menjalani aktivitas secara normal.

“Dan sekali lagi, Aceh Timur adalah salah satu daerah yang menjadi perhatian kita. Itulah yang menunjukkan bahwa negara hadir untuk pemulihan pascabencana,” kata Tito.

Dalam kunjungan tersebut, Mendagri juga menyalurkan bantuan kemasyarakatan dari Kementerian Dalam Negeri kepada masyarakat Aceh Timur. Bantuan tersebut secara simbolis diserahkan kepada Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky serta perwakilan masyarakat setempat.(*)

Share: